Bantu Akses Transportasi dan Ekonomi Warga, PTPN IV Regional II Bangun Jalan Desa di Simalungun

News92 Dilihat

SIMALUNGUN – Dalam rangka menjalankan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar, PTPN IV Regional II melalui Kebun Laras melaksanakan pembangunan jalan lapen (pengaspalan) di Huta II, Nagori Rabuhit, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, pada 30 April 2025.

Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional II Muhammad Ridho Nasution menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil tindak lanjut dari permohonan masyarakat yang telah disepakati dalam Musyawarah Desa (Mudes) bersama Pangulu dan perangkat Nagori Rabuhit.

BACA JUGA :  Tertidur Pulas, Kemaluan Pria Ini Dipotong Teman Wanitanya di Hotel Kota Sibolga

“Jalan ini merupakan akses utama yang menghubungkan Nagori Rabuhit dengan wilayah lain serta menuju Kantor Kecamatan Gunung Maligas dan Kantor Bupati Simalungun. Perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisinya yang rusak, berlubang, dan licin, terutama saat musim hujan,” ujar Ridho.

Proyek pengaspalan jalan ini mencakup panjang 75 meter, lebar 3,5 meter, dan tebal base course A 20 sentimeter dengan luasan total 263 m². Adapun biaya pembangunan sebesar Rp160.327.290 yang didanai dari Program TJSL Regional II Tahun 2025.

BACA JUGA :  Pastikan Arus Balik Idulfitri 2025 yang Aman, Nyaman, dan Berkeselamatan, Kapolri dan Para Stakeholder Operasi Ketupat 2025 Resmikan Pelaksanaan One Way Nasional di KM 414 Kalikangkung

Ridho menegaskan bahwa pembangunan jalan ini tidak hanya akan memperlancar arus transportasi masyarakat umum, tetapi juga mendukung aktivitas karyawan dan pensiunan Kebun Laras yang berdomisili di Huta II.

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat serta memperhatikan kesejahteraan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Berhenti di Pinggir Tol Medan-Tebing Tinggi, Supir Pick Up asal Aceh Tewas Ditabrak Truk

Pembangunan jalan dilakukan dengan mempedomani Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku, prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta prinsip effective budgeting sehingga hasil pembangunan dapat maksimal dan bermanfaat jangka panjang.

“PTPN IV Regional II berharap dengan terselesaikannya pembangunan ini, masyarakat dapat merasakan peningkatan aksesibilitas, keamanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkas Ridho. (Red)