Pasca Dirazia Warga, Judi Tembak Ikan Merek AB Tetap Eksis Di Belawan . Ada Apa dengan Polisi?

BELAWAN – Aktivitas perjudian mesin tembak ikan merek “AB” kembali menjadi sorotan masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Meski telah beberapa kali diberitakan sejumlah media dan dikeluhkan warga, aktivitas tersebut dikabarkan masih beroperasi di sejumlah titik.

Sejumlah warga mengaku resah dengan keberadaan praktik perjudian tersebut karena dinilai berpotensi memicu berbagai persoalan sosial dan kriminalitas di lingkungan masyarakat.

Menurut keterangan warga, beberapa hari lalu sekelompok organisasi kepemudaan (OKP) bersama masyarakat sempat melakukan aksi penertiban terhadap sejumlah mesin tembak ikan yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian di kawasan Belawan.

Aksi tersebut bahkan menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial dan sejumlah media online.

“Beberapa hari lalu ada kelompok OKP bersama warga yang melakukan penertiban terhadap mesin tembak ikan. Masyarakat merasa resah karena aktivitas tersebut masih ditemukan di sejumlah lokasi,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Selasa (16/6/2026).

Warga berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan dan penindakan apabila ditemukan adanya aktivitas perjudian yang melanggar hukum.

Mereka menilai pemberantasan perjudian sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di kawasan pesisir Belawan yang selama ini kerap menghadapi berbagai persoalan sosial.

Sejumlah Lokasi Disebut Menjadi Sorotan Warga

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, terdapat sejumlah titik yang disebut-sebut menjadi lokasi aktivitas mesin tembak ikan di wilayah Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan, hingga Hamparan Perak.

Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari aparat penegak hukum guna memastikan kebenarannya.

Warga berharap aparat kepolisian melakukan pengecekan langsung ke lokasi-lokasi yang disebutkan masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

“Kalau memang ada aktivitas perjudian, tentu kami berharap ditindak sesuai hukum yang berlaku. Tetapi jika tidak ada, maka perlu ada penjelasan resmi agar tidak menimbulkan berbagai asumsi di masyarakat,” ujar warga lainnya.

Masyarakat Minta Penegakan Hukum Ditingkatkan

Meningkatnya keresahan warga membuat masyarakat mendesak aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk praktik perjudian yang diduga masih beroperasi di wilayah Belawan dan sekitarnya.

Menurut warga, langkah tegas diperlukan agar tidak muncul anggapan bahwa aktivitas perjudian tertentu bebas beroperasi tanpa tersentuh hukum.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Pelabuhan Belawan belum memberikan keterangan resmi terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian mesin tembak ikan tersebut.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan tanggapan.

Masyarakat kini menantikan langkah konkret aparat penegak hukum untuk memastikan situasi yang sebenarnya serta memberikan kepastian hukum terkait informasi yang berkembang di tengah publik. (Red)

redaksi2: