Curi Mesin Kopi, Mantan Karyawan Warkop Agam Ditembak Polisi

News531 Dilihat

MEDAN  Kesal dipecat dari kerjaan, Al Ikhramullah, 30 tahun, nekat mencuri mesin kopi di warkop Agam, Jalan AR Hakim, Pasar Merah Timur, Medan Area.

Setelah sebulan lebih berlalu, pria asal Dusun Daya Bakrie, Desa Dayah Daboh, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar itu akhirnya berhasil ditangkap. Polisi juga menembak kakinya karena berupaya kabur saat dilakukan pengembangan.

BACA JUGA :  Bupati Langkat Sebar Tim Safari Ramadan, Sekda Salurkan Bantuan di Masjid Al Huda Stabat

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Dian Pranata Simangunsong menjelaskan, aksi pencurian itu dilakukan pelaku, Senin (17/3/2025). Akibatnya pemilik warkop, Efendi, 50 tahun mengalami kerugian Rp 12 juta dan membuat laporan ke Polsek.

“Dari laporan itu kita lakukan penyelidikan. Lalu kita mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di sebuah warkop,” katanya, Jumat (25/4/2025).

BACA JUGA :  Penyusunan LKPJ Pemko Medan 2023 Butuh Kolaborasi Seluruh Perangkat Daerah

Polisi pun melakukan undercover buy dengan berpura-pura nongkrong di warkop Rezeki Cak Ijal, di Jalan Karya Jaya itu sembari memesan beberapa gelas kopi. Setelah melihat keberadaan pelaku, polisi langsung melakukan penangkapan, Kamis (24/4/2025) dinihari.

“Pelaku memang tinggal di warkop itu sembari bekerja,” tuturnya.

Dari pengakuannya, lanjut mantan Kapolsek Sei Tualang Raso itu, pelaku mengaku sakit hati karena dipecat di tempat korban. Akhirnya, ia merencanakan aksi pencurian saat suasana warkop sedang sepi.

BACA JUGA :  Cek Kesiapan Pilkada, Polres Palas Terima Kunjungan Tim Pamatwil OMP Toba 2024

“Katanya karena sakit hati dipecat. Jadi sebelum pergi dicurinya mesin itu,” ujarnya. (RED)