Desa Palsabolas Dukung Swasembada pangan Dengan Tanam Jagung

News, Sumut873 Dilihat

Tapanuli Selatan – Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, turut ambil bagian dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional 2025. Langkah ini mewujudkan program menanam jagung secara serentak 1 juta hektare.

Kepala Desa Palsabolas, Pardamean Harahap, Rabu (22/1), menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis mendukung kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA :  Sahuti Aspirasi Masyarakat, Pemdes Bulu Sonik. Kec. Barumun Bangun Plat Decker. Dengan Dana Desa 2024.

“Penanaman jagung serentak ini diharapkan tidak hanya menciptakan ketahanan pangan di wilayah Tapsel, tetapi juga mendukung perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya.

Selain meningkatkan produktivitas pertanian, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya di Desa Palsabolas.

Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Angkola Timur, Darwin Harahap, menambahkan bahwa benih jagung ditanam di atas lahan seluas 0,5 hektare milik kelompok tani Saroha.

BACA JUGA :  PT Jasa Raharja Ikut Serta dalam Rakornis Operasi Ketupat 2025, Menekankan Tindakan Preemtif dan Preventif untuk Transportasi yang Berkeselamatan

“Kami sangat mendukung program ini karena sejalan dengan upaya kami meningkatkan produksi pangan lokal dan kesejahteraan petani,” ujar Darwin dikutip dari Antara.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Camat Angkola Timur, perwakilan Koramil/18 Pargarutan, aparat kepolisian, Babinkamtibmas, serta para kepala desa dan lurah se-Angkola Timur.

Antusiasme masyarakat setempat terlihat sangat tinggi. Mereka berharap program ini mampu meningkatkan hasil panen dan menciptakan stabilitas pangan di daerah.

BACA JUGA :  Klasemen Akhir 16 Besar Kapolri Cup 2024 dan Daftar Tim Lolos Perempat Final: Aulia Suci Cs Tersingkir

Darwin optimistis bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, program ini akan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (red/ant)