Jalan dan Jembatan ke Ekowisata Tangkahan Putus, Dishub Langkat Pasang Rambu Peringatan

News147 Dilihat

Langkat – Badan jalan dan jembatan menuju Ekowisata Tangkahan di Kecamatan Batang Serangang, Kabupaten Langkat roboh, Sabtu (15/2/2025) malam. Akibatnya, warga yang melintas di sana dialihkan ke jalan alternatif dalam areal perkebunan PTPN II Batang Serangan dan Kwala Saeit.

 

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Langkat Arie Ramadhany SIP pesan tertulisnya. “Kita dapat informasi dari masyarakat, ada jembatan dan badan jalan yang putus menuju Ekowiata Tangkahan, Sabtu kemarin,” kata mantan Camat Batang Serangan ini, Senin (17/2/2025) pagi.

BACA JUGA :  PGN Promo 17 Bajaj Gas Kemerdekaan

 

Bersama Camat Batang Serangan Dr Robbi Rezeki MPd SPd, Arie pun bergerak meninjau lokasi. Di Desa Kwala Musam mereka melihat kondisi Jembatan Bandar Pulo yang sudah putus dan ambruk. Meski tak ada korban jiwa, namun infrastruktur menuju Ekowisata Tangkahan ini tak lagi dapat digunakan.

 

Setelah itu, Arie dan Robbi meninjau jalan di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi. Akses utama menuju ke lokasi wisata taraf internasional itu juga ambrol ke aliran Sungai Batang Serangan. Material aspalnya mengalami ablasi, karena curah hujan yang cukup tinggi.

BACA JUGA :  Tahun 2026, Pemprov Sumut akan Perbaiki Jalan Amblas di Batang Serangan

 

Di lokasi tersebut, Arie kemudian memerintahkan personelnya untuk memasang rambu peringatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan tanda peringatan bagi masyarakat yang melintas di sana, serta memberi imbauan untuk menggunakan jalan alternatif yang sudah ditententukan.

Kepala Dinas Perhubungan Langkat Arie Ramadhani dan Camat Batang Serangan meninjau lokasi jalan menukju objek wisata Tangkahan yang putus.

“Personel sudah kita kerahkan untuk pengamanan arus lalu lintas kepada masyarakat yang melintas. Serta mengarahkan untuk menggunakan jalan alternatif yang sudah ditentukan. Termasuk memasang rambu peringatan di beberapa titik untuk kenyamanan bersama,” ujar Arie.

BACA JUGA :  Judi Tembak Ikan Menjamur ,Warga Minta Polda Sumatera Utara Turun Ke Tanah Karo

 

Diinformasikan, badan jalan dan Jemabatan Bandar Pulo tersebut, sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan. Kondisinya yang sangat parah, hingga kini belum juga mendapat perhatian dari pihak terkait. (Ahmad)