Jasa Raharja Medan Laksanakan Layanan Kesehatan Gratis dan Pelatihan PPGD di Terminal Pinang Baris Medan

News458 Dilihat

MEDAN – PT Jasa Raharja Cabang Medan kembali melaksanakan program Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) di Terminal Pinang Baris, Medan pada tanggal 19 September 2025. Kegiatan ini dirangkaikan dengan kegiatan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), sebagai upaya nyata meningkatkan keselamatan dan kesiapsiagaan pengemudi angkutan umum serta masyarakat pengguna transportasi.

 

Bersama dengan rumah sakit umum Esmun Medan, MUKL menghadirkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi kru angkutan umum maupun penumpang. Layanan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, konsultasi kesehatan, serta pemberian obat sesuai kebutuhan kondisi Kesehatan masyarakat.

BACA JUGA :  M Parulian Panjaitan Terpilih Sebagai Ketua DPK KNPI Kecamatan Kualuh Leidong Periode 2024-2027

 

Acara ini berlangsung sejak pagi , para penumpang terlihat antusias memanfaatkan kesempatan ini, bahkan beberapa di antaranya mengaku baru pertama kali mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di terminal.

 

Pelatihan PPGD diberikan kepada pengemudi dan petugas terminal, mencakup teknik dasar penanganan korban kecelakaan, bantuan pernapasan, penanganan perdarahan, hingga prosedur evakuasi darurat.

BACA JUGA :  Direktur Utama PT Jasa Raharja Dampingi Kapolri Meninjau Rest Area KM 456A dan Stasiun Tawang, Pastikan Arus Balik Aman dan Berkeselamatan

 

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Medan, Rizki Romodhon, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam mencegah kecelakaan lalu lintas dan meminimalkan dampak jika insiden kecelakaan terjadi.

 

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan dan edukasi. Keselamatan bukan hanya tanggung jawab pengemudi, tetapi juga seluruh pengguna jalan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pelaku UMKM Tuai Keberkahan di Pembukaan MTQ ke -57 Kota Medan

 

Dengan dukungan lintas sektor, diharapkan kegiatan ini mampu membangun budaya keselamatan berlalu lintas yang lebih kuat di Kota Medan. (Red)