Kesiapan Prasarana Jalan Jalur Mudik Angkutan Natal 2025 & Tahun Baru 2026

News735 Dilihat

MEDAN – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Jasa Raharja bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan survei jalur pada beberapa titik strategis jalur mudik di wilayah setempat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keselamatan pengguna jalan selama periode puncak pergerakan masyarakat.

Survei jalur tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi prasarana jalan, seperti kelayakan infrastruktur, keberadaan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum, marka jalan, serta titik-titik rawan kecelakaan yang berpotensi membahayakan para pemudik.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Rektor UMSU : Cemarkan Nama Baik Institusi, Oknum Dosen G Segera Diberikan Sanksi Tegas

Selain itu, survei juga menilai kesiapan sarana penunjang seperti pos pengamanan, rest area, fasilitas pertolongan pertama, serta rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan saat puncak arus mudik.

Perwakilan Jasa Raharja yang turut serta dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa survei jalur merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan, terutama pada periode Nataru yang selalu diwarnai peningkatan volume kendaraan.

Melalui survei ini, Jasa Raharja melakukan pemetaan risiko serta memberikan rekomendasi kepada pemangku kepentingan agar perbaikan infrastruktur dan penguatan pengawasan dapat dilakukan sebelum masa mudik berlangsung.

BACA JUGA :  Dirut Jasa Raharja bersama Wamenhub, dan Kakorlantas Polri Gelar Tinjauan Arus Mudik dan Libur Nataru di Tol Jogja-Solo

Dalam pelaksanaannya, tim Jasa Raharja bersinergi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan seluruh aspek keselamatan jalan dipersiapkan dengan matang. Hasil survei menunjukkan beberapa titik yang perlu perhatian khusus, termasuk area dengan penerangan minim, ruas jalan yang membutuhkan perbaikan, serta lokasi rawan kemacetan yang memerlukan pengaturan lalu lintas tambahan.

Jasa Raharja menegaskan bahwa pemantauan jalur secara langsung merupakan langkah penting untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Selain menjalankan tugas sebagai penjamin korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja juga terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui edukasi keselamatan, kerja sama lintas sektor, dan pemantauan kondisi jalan.

BACA JUGA :  Pastikan Arus Balik Idul Fitri 2025 Berlangsung Aman, Nyaman, dan Berkeselamatan, Korlantas Polri Didampingi PT Jasa Raharja Umumkan Strategi Rekayasa Lalu Lintas

Dengan adanya survei kesiapan jalur mudik Nataru 2025/2026 ini, diharapkan seluruh elemen terkait dapat bekerja sama lebih optimal dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan. (Red)