MAI Sumut Ajak Insan Pers Bangkitkan Mental Korban Terdampak Banjir

News118 Dilihat

MEDAN – Media massa bukan sekadar penyampai pesan, melainkan mercusuar semangat bagi masyarakat, terutama saat bencana melanda. Menyadari vitalnya peran tersebut, organisasi Macan Asia Indonesia (MAI) menunjukkan solidaritas konkret dengan menyalurkan bantuan bagi para insan pers yang terdampak musibah banjir di Kota Medan.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua DPD MAI Sumatera Utara, M. Khalil Prasetyo, bertempat di Sekretariat MAI Sumut dan MAI Medan, Jalan Mapilindo No. 69, Kecamatan Medan Perjuangan, Senin (8/12/2025).

BACA JUGA :  Sambut Hakordia 2022, Jaksa Kejati Sumut Ajak Anak Bermain dan Tanamkan Nilai Kejujuran serta Perkenalkan Kejaksaa

Didampingi Sekretaris DPD MAI Sumut Saiful Apas, Ketua DPC MAI Medan Suwarno, Sekretaris MAI Medan Zullifkar AB, Bendahara MAI Medan Said Assegaf, serta jajaran pengurus MAI Medan, kegiatan ini menjadi ajang penguatan mental bagi rekan-rekan jurnalis.

Pria yang akrab disapa Mastyo ini menegaskan bahwa wartawan adalah ‘saudara’ yang berdiri di garis depan pengabdian informasi. Di saat rumah dan perangkat kerja terendam, pena mereka diharapkan tetap tajam untuk membangkitkan optimisme publik.

“Kami turut berempati sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa rekan-rekan pers. Media memiliki kekuatan luar biasa untuk memulihkan semangat warga yang terdampak. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban rekan-rekan agar tetap tegak meliput di tengah situasi sulit ini,” tutur Mastyo dalam sambutannya yang hangat.

BACA JUGA :  Erick Thohir Berangkatkan Hampir 100 Ribu Peserta Mudik Gratis BUMN
Ketua DPC MAI Medan Suwarno didaimpingi Bendahara MAI Medan Said Ilham Assegaf saat menyerahkan  bantuan.
Ketua DPC MAI Medan Suwarno didaimpingi Bendahara MAI Medan Said Ilham Assegaf saat menyerahkan bantuan.

Mastyo memaparkan bahwa langkah MAI tidak berhenti di Kota Medan. Saat ini, pihaknya tengah aktif menggalang dana dan menyusun strategi bantuan untuk korban bencana di wilayah Tapanuli dan Sibolga. Baginya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya melalui logistik pangan, melainkan juga pemulihan mental dan ekonomi.

“Banjir tidak hanya menyapu harta benda, tapi juga meruntuhkan bisnis dan sumber penghasilan warga. Macan Asia berupaya hadir untuk menata kembali kemandirian itu. Kami akan mengajak instansi keuangan hingga sektor swasta melalui program CSR agar ekonomi masyarakat bisa kembali bangkit,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Rp 39,5 Miliar, Elviera Notaris Penampilan Nyentrik Dituntut 6 Tahun di PN Medan

Amsari, perwakilan wartawan, mengapresiasi kepedulian MAI terhadap insan pers. Dia berharap MAI terus berkembang dan konsisten membantu masyarakat. (Red)