Pemkab Langkat dan DPRD Respon Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

News634 Dilihat

Langkat – Pemkab Langkat bersama DPRD merespon cepat keluhan petani Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang yang sempat berkeluh kesah di media sosial. Dimana dalam keluh kesah yang beredar, seorang petani menyampaikan kesulitan mendapatkan subsidi pupuk, kebutuhan pembangunan saluran irigasi dan perbaikan jalan yang mendesak.

Respon langsung disampaikan
Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy yang memerintahkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk menanggapi permasalahan tersebut, Selasa.

Saat dikunjungi Abdul Haris Lubis salah satu petani yang menyampaikan keluhan utama terkait mahalnya harga pupuk dan kondisi infrastruktur.

BACA JUGA :  Bawa 75 Kg Sabu dan 40 Ribu Pil Ekstasi, 2 Oknum TNI Jujur Beri Keterangan ke Hakim

“Saya meminta pembangunan saluran irigasi di desa ini. Tolong kami, Pak, kami hanya ingin petani bisa sejahtera,” ungkap Abdul. Ia juga berharap adanya perbaikan jalan demi kelancaran distribusi hasil pertanian.

Faisal Hasrimy yang diwakili Kadis Ketapang menegaskan komitmennya untuk menangani masalah tersebut. “Terkait saluran irigasi, kami telah menyampaikan kebutuhan ini saat kunjungan Wakil Presiden RI, yang langsung ditanggapi Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Kami juga membahasnya dalam rapat koordinasi dengan Sekretaris BNPB RI.

BACA JUGA :  Tiga Terdakwa Kasus Tipikor Proyek Galvanis Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan JPU

Menurut Faisal, prioritas saat ini adalah penyelesaian bendungan primer dan sekunder waduk Wampu, yang nantinya akan mengairi 12.000 hektare sawah di empat kecamatan yakni Stabat, Wampu, Hinai dan Secanggang.

Ia juga menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang bermain dengan subsidi pupuk di Kabupaten Langkat. “Saya sudah memerintahkan jajaran Dinas Pertanian untuk menyelidiki alur distribusi subsidi pupuk.

Sementara berdasarkan data hingga Desember 2024, alokasi pupuk subsidi sudah tersalur 1.560 ton pupuk urea dan 1.220 ton pupuk NPK, dengan penyerapan mencapai 1.259 ton urea dan 1.112 ton NPK.

BACA JUGA :  Gemes, Seruan Merawat Warisan Sejarah

Selain itu, melalui program OPLA Kementerian Pertanian, telah disalurkan benih padi seluas 226 hektare, 45 unit mesin pompa air, dolomit sebanyak 56.500 kklogram dan 226 paket pestisida.

Sedangkan menanggapi kebutuhan infrastruktur Kadis PUTR Khairil Azmi akan berkoordinasi untuk menindaklanjuti perbaikan jalan di Desa Tanjung Ibus. (red)