Soal Video Viral Debitur di Aeknabara, Bank Sumut Pastikan Agunan Terjaga Aman : Ada Perselisihan Keluarga

News667 Dilihat

MEDAN – PT Bank Sumut memastikan agunan debitur atas nama almarhum Thomas Panggabean ada, utuh dan terjaga aman di Bank Sumut.

“Agunan debitur Kantor Cabang Aeknabara itu ada dan aman. Tidak benar digelapkan oleh pihak manapun. Ada di Bank Sumut,” tegas Sekretaris Perusahaan PT Bank Sumut Erwin Zaini, Senin (13/5).

Pernyataan Erwin ini menanggapi video viral seorang wanita soal pengembalian agunan di Bank Sumut.

BACA JUGA :  Pelempar Molotov ke Rumah Wartawan di Pancurbatu Ditangkap, Tersangka Diupah Rp800 Ribu

Erwin menegaskan posisi agunan saat ini siap dikembalikan karena status kredit sudah lunas. Namun, dalam hal pengambilan agunan terjadi perselisihan keluarga.

Pihak bank, jelas Erwin, telah berupaya memediasi kedua belah pihak.

“Kami akan menghormati keputusan yang dibuat oleh pihak yang berwenang, termasuk keputusan dari kedua belah pihak. Kami akan menyerahkan agunan setelah tercapai perdamaian antara kedua belah pihak dan salah satu dari mereka ditunjuk sebagai penerima agunan.

BACA JUGA :  Diikuti 38 Negara, MTQ Internasional Digelar 28 Januari di Jakarta

Dijelaskannya, Bank Sumut berharap permasalahan tersebut segera selesai sehingga agunan bisa dikembalikan sesuai ketentuan dan peraturan yang ada.

Video Viral

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial. Wanita yang mengaku sebagai anak dari Tianas boru Situmorang dan Thomas Panggabean terkait pengembalian agunan di Bank Sumut.

Dalam video yang diupload di Facebook oleh Mely Gabe ini, ia bercerita kejadian tersebut ketika ayahnya, Thomas Panggabean, bersama wanita lain berinisial DS mengambil pinjaman sebesar Rp1 miliar dari Bank Sumut pada tahun 2013.

BACA JUGA :  Tak Berkontribusi Akomodasi Kontestan AFF Cup, Rico Waas Malah Buat Konten di Stadion

Tiga bulan setelah pencairan pinjaman Rp1 miliar, ayahnya jatuh sakit dan meninggal dunia.

Karena ayahnya meninggal, tagihan pinjaman dibayarkan Tianas boru Situmorang. Pinjaman itu kemudian lunas pada tahun 2022 lalu. (Red)