TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan 4,5 KG Sabu Diperairan Asahan

News295 Dilihat

METRO,ASAHAN | TNI Angkatan Laut melalui Satgas Intel Gabungan Koarmada I kembali berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat ± 4.500 gram di Dermaga Belacan Tradisional, Desa Bagan Asahan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

 

Estimasi nilai barang bukti yang berhasil diamankan sekitar Rp.6.750.000.000 (enam milyar tujuh ratus lima puluh juta rupiah) dan menyelamatkan kurang lebih 22.500 jiwa dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang

Operasi ini bermula dari informasi intelijen terkait adanya PMI non prosedural yang datang dari Malaysia menuju Tanjung Balai diduga membawa Narkoba. Pada saat dilaksanakan Patroli di Perairan Bagan Asahan, Tim menemukan kapal sesuai informasi selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan terhadap kapal tersebut namun 3 (tiga) orang PMI non prosedural tersebut sudah meninggalkan kapal dengan menggunakan sampan  kaluk menuju Dermaga Belacan tradisional di Desa Bagan Asahan  Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.

BACA JUGA :  Gak Terima Dicopot Dari Jabatannya, Eks Kadis PUPR Sumut Lawan Edy Rahmayadi

Selanjutnya Tim Gabungan melaksanakan koordinasi dengan Tim darat untuk melaksanakan penyekatan dan pengejaran, serta 3 (tiga) orang kurir tersebut berhasil diamankan saat tiba di Dermaga Belacan tradisional. Ketiga kurir yang ditangkap berinisial IM (23), S (56), dan FS (32), seluruhnya merupakan warga Jawa Timur. Pada saat pemeriksaan barang bawaan, ditemukan tiga bungkus plastik transparan berisi sabu. Barang bukti dan tersangka langsung diamankan ke Mako Lanal TBA untuk proses hukum lebih lanjut. Hasil pengujian cepat bersama Tim Satnarkoba Polres Tanjungbalai dan Denpomal Lanal TBA menunjukkan bahwa barang tersebut positif mengandung methamphetamine.

BACA JUGA :  Menangkan Gugatan Tanah di Belawan, Bambang Susilo Desak PT MJB Kosongkan Lahan!

Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D, M.Tr. Opsla., CTMP., menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam menjaga perairan nasional dari ancaman transnasional, khususnya narkotika. Danlanal menegaskan bahwa operasi ini adalah bentuk nyata implementasi Asta Cita Presiden RI yang ditindaklanjuti oleh perintah Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, agar menindak segala bentuk tindak pidana khususnya peredaran ilegal Narkoba lintas negara  melalui laut guna menyelamatkan generasi muda bangsa dari bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

BACA JUGA :  Prajurit Yonif 8 Marinir Harimau Putih Tampilkan Bela Diri Chadrick di HUT TNI ke-78

TNI AL menegaskan akan terus memperkuat pengawasan dan patroli laut, terutama di wilayah-wilayah rawan penyelundupan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang aman, bersih dari Narkoba, dan berdaulat di Laut.
(Heri)

 

 

 

 

 

sumber : Dispen Lantamal 1