Upaya bersama pulihkan desa terdampak banjir bandang di Tapsel

News392 Dilihat

Tapanuli Selatan – Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, POLRI, Brimob, dan BBWS Wilayah II Sumatera berjibaku membersihkan material sisa banjir bandang yang melanda Desa Kota Tua dan Desa Simaninggir di Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Jumat (20/12).

Banjir bandang yang terjadi pada Rabu (18/12) itu diperkirakan membawa ribuan kubik lumpur, tambah batang kayu, bebatuan dan sampah, menyisakan kerusakan di jalan utama, jalan lingkar, dan rumah ibadah.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Hari Pertama Sekolah di SMAN 15 Medan

“Pembersihan dilakukan dengan menggunakan dua unit alat berat milik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Wilayah II Sumut, serta secara manual oleh para petugas dan relawan,” ujar Plt.Kepala Pelaksana BPBD Tapsel, Puput Mashuri.

Ia menyatakan proses ini menjadi langkah penting untuk memulihkan akses dan membersihkan fasilitas umum yang terdampak.

BACA JUGA :  Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Lilin Toba 2024, Jasa Raharja Bersama FKLLAJ Karo Adakan FGD

Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi lintas instansi dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. “Kami bekerja semaksimal mungkin untuk membersihkan area terdampak agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal,” ujarnya.

Hingga kini, proses pembersihan masih terus berlangsung, mengingat banyaknya material yang harus disingkirkan. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah tersebut.

BACA JUGA :  Diduga Sebagai Provokator, Polres Langkat Tangkap Kades Lau Mulgan Selesai

“Banjir bandang ini juga menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana dan sinergi dalam menghadapi situasi darurat,” kata Mashuri dikutip dari Antara. (red/ant)