Beat BK 6271 AEM Disikat Maling di Parkiran Masjid

Sumut187 Dilihat

Satuhati.co, Deliserdang – Maling sepedamotor beraksi di parkiran Masjid Babul Ihsan, Gang Purwo, Desa Bakaran Batu, Lubukpakam, Senin (22/6/2020)sore. Aksi pencurian pada saat jamaah masjid sedang melaksanakan sholat ashar itu pun terekam CCTV.

Dalam rekaman video tersebut terlihat, awalnya pria yang mengenakan kaos dan celana jeans warna hitam serta jaket abu-abu dan sepatu, datang berboncengan dengan seorang temannya.

Setelah sampai di gerbang masjid, pelaku turun dari boncengan, sedangkan yang membonceng langsung pergi.

BACA JUGA :  Pj Wali Kota Tebingtinggi Imbau Pemilih Muda Cermat Tentukan Pilkada Serentak 2024

Begitu masuk masjid, pria itu terlihat melepas sepatunya, seakan-akan hendak mengambil wudhu untuk menunaikan sholat. Namun beberapa detik kemudian, pria itu keluar lagi. Masih di tangga masjid, ia kemudian mencongkel kunci stang motor trail yang terparkir di sana.

Tapi usaha itu gagal. Pria itu kemudian masuk lagi ke dalam masjid dan tak lama berselang keluar kembali. Ternyata ia hendak mencari sasaran sepedamotor yang akan dicuri. Setelah celingak-celinguk memperhatikan, pria itu keluar dari halaman masjid dan berjalan beberapa meter.

BACA JUGA :  Majelis Amal Sosial Al Washliyah Sumut Rajut Tali Kasih ke 5 Panti Asuhan di Medan

Berselang beberapa detik, ia kembali masuk ke halaman masjid, tempat sepedamotor jamaah terparkir. Pada saat itu, tiba-tiba seorang jamaah yang hendak menunaikan sholat ashar datang dengan mengendarai sepedamotor.
Dengan cepat pria itu langsung mengeluarkan ponselnya dan berpura-pura menelpon seseorang.

Dengan gaya seakan sedang bertelepon, pria itu duduk di atas kereta Honda Beat warna hijau putih, BK 6271 AEM yang belakangan diketahui milik Pandi Ahmad. Begitu jamaah yang baru datang masuk ke masjid, dengan cepat pria itu merusak kunci kontak sepedamotor lalu membawanya kabur.

BACA JUGA :  77 Tahun Sumut, Siap Berkontribusi Mewujudkan Indonesia Emas 2045

“Iya kereta Beat hijau putih. Dekat rumah orangtua kejadiannya ini di Gang Purwo, Bakaranbatu. Kalau dari rekaman CCTV itu, gak jelas nomor pelatnya,” kata Wahyu, seorang warga sekitar.

Hal senada juga dikatakan Dedi , warga lainnya. “Di situ sering hilang memang,” kata Dedi. (*/ok)