Bupati Madina Irup Peringatan Harlah Pancasila

Sumut644 Dilihat

Medandaily.com – Panyabungan. Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) peringatan Hari Lahir Pancasila di lapangan Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Senin (2/6/2025).

Upacara ini diikuti oleh unsur Forkopimda, kepala OPD, ASN, TN dan Polri, serta pelajar.

Membacakan pidato Kepala Badan Ideologi Pancasila, Saipullah menyampaikan, BPIP sebagai lembaga yang bertugas membina dan memperkuat ideologi Pancasila terus berkomitmen menghadirkan berbagai program strategis dari pembinaan ideologi di lingkungan pendidikan, pelatihan bagi ASN dan aparat negara, penguatan kurikulum Pancasila, hingga kolaborasi lintas sektor untuk mengutamakan Pancasila di berbagai lapisan masyarakat.

BACA JUGA :  Siapkan 35 Ribu Paket Sembako, Rapidin Simbolon Luncurkan Program 'PDI Perjuangan Menyapa' Wong Cilik

“Semua ini bertujuan agar Pancasila tidak hanya dihafalkan, tetapi dihidupi dan dijalankan dalam tindakan nyata,” kata Saipullah Nasution.

Bupati Saipullah menyebut, pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

“Mari kita semua merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Ia mempersatukan lebih dari 270 juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Ikuti Fun Match Mobile Legend dengan Pro Player, Gubernur Bobby : Esport Punya Sisi Positif

Dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045.

“Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia,” ujarnya.

Bupati juga mengajak untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial, tetapi momen untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur bangsa.

BACA JUGA :  Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah, F-PDI Perjuangan Soroti Pajak Kendaraan Bermotor

“Jadikan setiap langkah, setiap kebijakan, setiap ucapan dan tindakan kita sebagai cerminan dari semangat Pancasila,” imbuhnya.

Bupati Madina menegaskan, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berada di tangan kita. Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan,” ujarnya.

(mdc/mdz)