Wanita 53 Tahun Tewas, Dianiaya ‘Sang Kakek’

Sumut257 Dilihat

Satuhati.co | SIBOLANGIT – Seorang pria uzur tega menghabisi nyawa teman wanitanya sendiri bernama Painem (53) di rumah kontrakan Rama kawasan Jalan Pik-Pik, Dusun IV, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Rabu (2/7/2020) sekira jam 01.30 Wib.

Motif pembunuhan tersebut diduga karena tersangka merasa cemburu saat melihat korban berduaan dengan pria lain.

Informasi yang diterima dari kepolisian, pagi itu petugas Reskrim Polsek Pancurbatu mendapat laporan adanya temuan mayat wanita di rumah kontrakan kawasan Dusun IV, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit diduga akibat tindak kekerasan. Seketika itu juga, petugas langsung bergegas menuju ke TKP untuk melakukan penyelidikan.

BACA JUGA :  180 Eks Pedagang Buku Lapangan Merdeka Pertanyakan Perihal Surat Undangan Verifikasi Dinas PKPPR Medan

Setibanya di TKP, petugas Reskrim Polsek Pancurbatu bersama personil Inafis Polrestabes Medan mengetahui kalau korban tewas akibat kekerasan. Sebab, ditemukan luka di leher serta luka lebam pada mata sebelah kanan korban.

Sementara dari keterangan sejumlah saksi diketahui kalau korban dan tersangka sempat cekcok mulut diduga karena permasalahan cemburu buta.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke ruang jenazah RSU Bayangkara Jalan KH. Wahid Hasyim Medan untuk diotopsi. Sebelum dievakuasi ke rumah sakit, jasad korban terlebih dahulu dibawa ke Polsek Pancurbatu.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Dukung Program BPN Lakukan Penataan Lahan di Sumut

Pasalnya, salah seorang anak korban yang berstatus tahanan Polsek Pancurbatu terkait kasus narkotika bermohon untuk melihat jasad ibunya (korban).
Sementara suami korban juga disebut-sebut berstatus tahanan di Lapas Pancurbatu terkait kasus yang sama dengan anaknya.

Tak lama kemudian, tersangka pun berhasil dibekuk petugas dari tempat persembunyiannya, dan untuk pengusutan lebih lanjut, tersangka diboyong ke Mapolrestabes Medan.

BACA JUGA :  Berlangsung Sukses, Mangompoi Ruma Gorga Parsaktian Mangoring Dolok Sianturi di Humbahas

Kapolsek Pancurbatu AKP Dedy Dharma, SH melalui Kanit Reskrim AKP Syahril Siregar, SH saat dikonfirmasi mengatakan, kematian korban diduga kuat akibat penganiayaan. Sebab, di tubuh korban ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Motifnya diduga hanya karena tersangka cemburu saat melihat korban berduaan dengan pria lain. Tersangkanya sudah ditangkap dari tempat persembunyiannya, dan rencananya Jumat (4/7/2020) (hari ini) dipaparkan di Mapolrestabes Medan,” ujar Syahril. (*/ok)