Jasa Raharja Sumut Ikuti Kegiatan Monev Ditgakkum Korlantas Polri Secara Daring

Bisnis129 Dilihat

MEDAN – PT Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri periode Januari s.d Maret 2024 yang dilakukan secara hybrid, di ruang rapat Ditlantas Polda Sumatera Utara, Selasa (30/04/2024)

Kegiatan yang digelar di Kalimantan Selatan ini diisi oleh narasumber dari Korlantas Polri, yakni Kombes Pol Matrius, S.I.K., M.H selaku Kasubditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri serta PT Jasa Raharja oleh Hervanka Tri Dianto selaku Kepala Divisi Pelayanan.

BACA JUGA :  BPS Sumut Gelar FGD Penyusunan PDRB Triwulanan dan Rebasis Berbasis CVM

Para narasumber menjelaskan dan menyampaikan kinerja dari masing-masing institusi kepada peserta kegiatan di seluruh wilayah Polda.

Dalam kesempatan ini, Jasa Raharja Cabang Sumatera Utara diwakilkan oleh Kepala Bagian Operasional, Suryo Setyantoro Putro didampingi Kasubag Pelayanan dan Petugas Mobile Service.

Suryo menyampaikan kinerja pelayanan dan data kecelakaan yang telah dilakukan sinkronisasi dari IRSMS periode Januari s.d Maret 2024.

BACA JUGA :  BI Sumut Siapkan  Uang Tunai Rp4,45 Triliun Hadapi Nataru

”Diharapkan Jasa Raharja dan Kepolisian untuk data laka tidak terjadi selisih karena berdampak kepada pelayanan korban kecelakaan lalu lintas.” ujarnya.

Sementara itu, Kasubditgakkum Polda Sumatera Utara, AKBP Alimuddin Sinurat, didampingi Kasatlantas PJR Polda Sumatera Utara menyampaikan ”Hal ini akan menjadi perhatian Kepolisian khususnya perubahan status korban luka-luka menjadi meninggal dunia agar menghidari selisih data antara Jasa Raharja dan Kepolisian,” ujarnya.

BACA JUGA :  Suheri Kiswanto Bersama Shopee Tampilkan Gaya Fashion Pria melalui Tas ANT Project

A KBP Alimuddin serta menyampaikan agar rencana dan program kegiatan yang telah diusulkan Jasa Raharja untuk dapat dilakukan secara kolaborasi, misalnya kegiatan pemasangan spanduk di titik rawan laka, survei jalur dan kegiatan razia gabungan di jalan dalam rangka menekan angka jumlah kecelakaan di wilayah Sumatera Utara. (Red)