Bobby Nasution kampanye di Binjai untuk menyampaikan program

News, Politik, Sumut657 Dilihat

Medan – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan sebanyak 50 hektare lahan dalam kegiatan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, sebagai upaya memperkuat program ketahanan pangan di tingkat daerah sekaligus mendukung stabilitas pangan nasional.

“Polda Sumut menyediakan lahan seluas 50 hektare di wilayah Sumatera Utara baik itu di wilayah Polda Sumut polsek dan polres jajaran,” ujar Kepala Polda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di Medan, Rabu.

BACA JUGA :  Antisipasi Pengoperasian Tol Simpang Panei, Raharja Bersama Tim FKLL Pematangsiantar Bahas Strategi Keselamatan Transportasi

Whisnu mengatakan mengatakan pelaksanaan program ketahanan pangan merupakan program Presiden Prabowo yang bertujuan untuk mencukupi kebutuhan pangan di seluruh wilayah Indonesia termasuk Sumatera Utara.

Lebih lanjut, dia mengatakan, penanaman dengan Forkopimda Sumut ini merupakan suatu kegiatan atau program pemerintah yang dilakukan ke seluruh daerah se Indonesia yaitu dengan kecukupan pangan.

“Hari ini kita menyaksikan bagaimana penanaman jagung dan penebaran 10.000 bibit lele. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, dapat mencukupi pangan dengan tercipta secepat-cepatnya,” ucap Whisnu.

BACA JUGA :  Apresiasi Rumah Singgah HIMNI, Bobby Nasution: Semoga Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas

Dia mengatakan hasil dari penanaman ini, akan dikelola pemerintah daerah sebagai bahan makanan bergizi, Karena ada program pemberian makan di sekolah untuk para pelajar.

Penjabat Gubernur Sumut Agus Fatoni mengatakan gerakan ini merupakan bagian dari sinergi antarpemerintah pusat, TNI, dan Polri, yang memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Maka di Sumut gerakan ini juga akan terus dilanjutkan semakin memanfaatkan lahan kosong,” kata Agus.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Awak dan Penumpang Kendaraan Umum di PO Koperasi Bintang Tapanuli

Menurutnya, pemerintah daerah akan inventaris sama kalau mendata perlahan-lahan kosong yang bisa dimanfaatkan sehingga ketahanan pangan kita bisa dilaksanakan dan swasembada pangan bisa segera terwujud.

“Oleh karena itu seluruh komponen mulai dari TNI, Polri dan pemerintah daerah, swasta bersama-sama menggerakkan semua lini, kekuatannya mendukung ketahanan pangan, ketahanan energi, mendukung program makanan sehat,” kata Agus dikutip dari Antara. (red/ant)