Cegah Kecelakaan Pelajar, Jasa Raharja Sebar Imbauan Keselamatan Lewat SMS Blast

News559 Dilihat

MEDAN – Dalam upaya meningkatkan keselamatan pelajar di jalan raya, Jasa Raharja Pematangsiantar kembali mengirimkan pesan imbauan keselamatan melalui layanan SMS blast.

 

Pesan tersebut menekankan pentingnya tidak naik di atas atap angkutan umum (angkot) yang kerap dilakukan sebagian pelajar saat pulang atau berangkat sekolah.

 

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya laporan perilaku berisiko di kalangan pelajar yang memanfaatkan angkot secara tidak aman. Kondisi tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lain.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Serahkan Donasi Pemko Medan Rp 1 Miliar untuk Palestina

 

Kepala Jasa Raharja Pematangsiantar Bapak Berman S Hutapea menjelaskan bahwa edukasi keselamatan tidak boleh hanya dilakukan melalui sosialisasi tatap muka, tetapi juga perlu menjangkau masyarakat lebih luas melalui teknologi. Ia mengatakan bahwa melalui SMS blast, pesan keselamatan bisa diterima langsung oleh orang tua dan pelajar, sehingga diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan semakin meningkat.

BACA JUGA :  Perpanjangan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama PT Jasa Raharja dengan Polri Untuk Meningkatkan Kepatuhan, Keselamatan Masyarakat di Bidang Transportasi, dan Pelayanan Santunan

 

Dalam pesan singkat yang dikirimkan, Jasa Raharja menegaskan bahwa selamat sampai rumah lebih keren daripada viral jatuh dari atap angkot. Selain itu, perilaku tersebut juga melanggar aturan lalu lintas dan dapat dikenai sanksi.

 

Upaya ini mendapat dukungan dari pihak sekolah dan orang tua murid. Banyak pihak berharap kampanye keselamatan berbasis teknologi seperti ini dapat terus diperluas, sehingga angka kecelakaan yang melibatkan pelajar dapat diminimalkan.

BACA JUGA :  Dukung Kegiatan Polantas Menyapa: Jasa Raharja Bekali Komunitas Ojol dengan Edukasi Keselamatan dan PPGD

 

Dengan gencarnya edukasi yang dilakukan berbagai pihak, Jasa Raharja berharap kesadaran berlalu lintas pelajar semakin meningkat dan mereka dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing. (Red)