Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audensi ke Wakil Gubernur Sumut

News2123 Dilihat

MEDAN – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Provinsi Sumatera Utara – Dr. Fatmawati, ST., M.Eng didampingi oleh Yusrizal Batubara, S.Sos, MM dan tim melakukan audiensi kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc.

Dalam kegiatan ini, Fatmawati selaku Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sumatera Utara selain melakukan audiensi dan silaturahmi, juga untuk memperkenalkan Kembali BKKBN yang telah bertransformasi dan memiliki wajah baru menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dengan 5 program quickwin yang menjadi program unggulan BKKBN saat ini.

BACA JUGA :  Wali Kota Medan Rico Waas Hadiri Pembukaan Muskomwil 1 APEKSI di Bukittinggi

“Saat ini BKKBN sudah menjadi kementerian kependudukan dan pembangunan keluarga, merupakan wajah baru dan energi baru buat BKKBN untuk melaksanakan 5 program quick win yang dicanangkan menteri Kemendukbangga, bapak wihaji” ucap Fatma.

Beliau menjelaskan 5 program percepatan atau 5 quick win ini yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya, dan Super Apps ‘Keluarga Indonesia’.
Tidak hanya 5 program quick win, Fatma juga menyampaikan Penting nya Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

BACA JUGA :  Malam Renungan Suci Peringati Peristiwa G30S PKI, Kodrat Shah: Jaga Pancasila dan NKRI

“Untuk hal tersebut 5 program percepatan atau QuickWins beserta dengan GDPK ini nantinya kami akan mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terutama kepada Bapak Wagubsu H.Surya,B.Sc untuk mengeluarkan Surat Edaran terkait dengan QuickWin, Genting serta GDPK bisa masuk kedalam RPJM, ” lanjut Fatma.

Melihat hal ini, Wagubsu menjelaskan bahwa Ini menjadi satu hal yang baik yang merupakan langkah konkret untuk menurunkan angka stunting di Provinsi Sumatera Utara.

BACA JUGA :  Vonis 10 Tahun dan UP 797 M, Akuang Tak Ditahan Hakim, Koperasi STM Diduga Masih Panen, JPU Banding

“Kita harus bersama-sama berkolaborasi dengan stakeholder terkait untuk mendukung dan mendorong program ini. Karena saat ini penurunan angka stunting merupakan target utama pembangunan, baik itu nasional hingga di daerah, karena sangat berpengaruh dengan generasi atau Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, ” ungkapnya

Beliau juga menambahkan seluruh stakeholder juga harus paham betul bahwa peran dan fungsinya masing-masing dalam menangani. Penurunan angka stunting ini merupakan Kerjasama semua stakeholder dan semua terkait harus memiliki komitmen akan hal itu.(red)