Kesiapan Prasarana Jalan Jalur Mudik Angkutan Natal 2025 & Tahun Baru 2026

News230 Dilihat

MEDAN – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Jasa Raharja bersama instansi terkait melaksanakan kegiatan survei jalur pada beberapa titik strategis jalur mudik di wilayah setempat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung keselamatan pengguna jalan selama periode puncak pergerakan masyarakat.

Survei jalur tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi prasarana jalan, seperti kelayakan infrastruktur, keberadaan rambu lalu lintas, penerangan jalan umum, marka jalan, serta titik-titik rawan kecelakaan yang berpotensi membahayakan para pemudik.

BACA JUGA :  Cepat Tanggap di Jalan: Jasa Raharja Berikan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat Bersama Mitra Maxim

Selain itu, survei juga menilai kesiapan sarana penunjang seperti pos pengamanan, rest area, fasilitas pertolongan pertama, serta rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan saat puncak arus mudik.

Perwakilan Jasa Raharja yang turut serta dalam kegiatan ini menjelaskan bahwa survei jalur merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan, terutama pada periode Nataru yang selalu diwarnai peningkatan volume kendaraan.

Melalui survei ini, Jasa Raharja melakukan pemetaan risiko serta memberikan rekomendasi kepada pemangku kepentingan agar perbaikan infrastruktur dan penguatan pengawasan dapat dilakukan sebelum masa mudik berlangsung.

BACA JUGA :  Turunkan Tingkat Laka Lantas di Kalangan Pelajar, Jasa Raharja Kabanjahe Sosialisasi dan Program Keselamatan Lalu Lintas di SMAN 1 Salak

Dalam pelaksanaannya, tim Jasa Raharja bersinergi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan seluruh aspek keselamatan jalan dipersiapkan dengan matang. Hasil survei menunjukkan beberapa titik yang perlu perhatian khusus, termasuk area dengan penerangan minim, ruas jalan yang membutuhkan perbaikan, serta lokasi rawan kemacetan yang memerlukan pengaturan lalu lintas tambahan.

Jasa Raharja menegaskan bahwa pemantauan jalur secara langsung merupakan langkah penting untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Selain menjalankan tugas sebagai penjamin korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja juga terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui edukasi keselamatan, kerja sama lintas sektor, dan pemantauan kondisi jalan.

BACA JUGA :  Dr Aswan Jaya Minta Kader PMII Batu Bara Jaga Kekompakan

Dengan adanya survei kesiapan jalur mudik Nataru 2025/2026 ini, diharapkan seluruh elemen terkait dapat bekerja sama lebih optimal dalam menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan. (Red)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan