Pelempar Molotov ke Rumah Wartawan di Pancurbatu Ditangkap, Tersangka Diupah Rp800 Ribu

News656 Dilihat

MEDAN – Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pelemparan bom molotov ke rumah wartawan di Dusun I, Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang.

“Pelaku inisial V alias Peker ditangkap Tim Jatanras Polda Sumut dan Polrestabes Medan terbukti melempar bom molotov ke rumah korban LS yang berprofesi sebagai wartawan,” terang Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy Marbun, Jumat (12/7/2024) malam.

BACA JUGA :  PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah Tangga Lewat Program Lisdes 2025–2029 di RUPTL Baru

Dijelaskannya, peristiwa pelemparan bom molotov di rumah LS terjadi pada 21 November 2023 lalu. Pelaku V merasa sakit hati terhadap korban LS karena lapak judi dan barak narkoba yang dikelolanya diberitakan. Korban membuat laporan ke Polsek Pancurbatu, Polrestabes Medan.

“Atas atensi Kapolda Sumut kasus pelemparan bom molotov itu pun ditindaklanjuti personel Jatanras Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Pancurbatu. Pada 29 Juni 2024 lalu pelaku V warga Jalan Pipa, Pancurbatu, dapat ditangkap,” jelasnya.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Awak dan Penumpang Kendaraan Umum di PO Koperasi Bintang Tapanuli

Teddy menerangkan, tim gabungan juga mengamankan pelaku lainnya inisial FS alias Daus karena terbukti menyuruh V untuk melempar bom molotov ke rumah korban.

“Terhadap pelaku FS ditahan di Polda Sumut atas kasus narkoba. FS juga membayar sebesar Rp800 ribu menyuruh pelaku V untuk membakar rumah wartawan LS,” ungkapnya.

Dari penangkapan itu, turut disita barang bukti berupa botol bekas yang digunakan sebagai bahan bom molotov, celana pendek, sumbu serta lainnya.

BACA JUGA :  DO Mahasiswa Berorasi, Anggota DPRD Sumut Minta Mendikbud Tindak Tegas Salah Satu Universitas Swasta di Medan

“Terhadap pelaku telah ditahan dan terancam hukuman di atas lima tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (Red)