2 Jambret Tersungkur Ditabrak Korbannya

Sumut228 Dilihat

Satuhati.co | TEMBUNG – Dua pelaku jambret tersungkur setelah ditabrak korbannya di Pasar 5 Tembung, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Minggu (5/7/2020).

Kepala Lingkungan Jalan Pasar V Tembung, Toyib mengatakan kejadian baru diketahuinya setelah ada laporan warga bahwasannya dua pelaku jambret sudah diamankan warga. Dan ia langsung menuju lokasi yang dimaksud.

“Saya diberitahu warga katanya ada pelaku jambret diamankan warga, seketika itu saya langsung ke lokasi dan benar saya lihat warga sudah ramai berkerumun mengamankan kedua pelaku,” katanya, Senin (6/7/2020).

BACA JUGA :  PTPN IV PKS Rambutan sambut kunjungan Ketua DPRD Sergai

Lanjut Toyib mengatakan peristiwa jambret tersebut bermula dari kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor menjambret HP korban yang seorang wanita di Jalan Halat persisnya disekitaran depan kuburan.

“Dia jambret di daerah Halat dan terjadi pengejaran antara korban dengan pelaku. Pengakuan korban, dirinya sempat kehilangan jejak pelaku namun ketika di sekitar jalan Denai korban melihat pelaku kemudian mengejarnya kembali,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bocah 11 Tahun di Marelan Tewas Kesetrum Listrik

Sambung Toyib menjelaskan, sesampainya di Jalan Pasar V korban memacu kendaraan maticnya dengan kencang dan berhasil menabrak pelaku, hal ini membuat kedua pelaku terjatuh.

“Melihat kejadian tersebut warga sekitar dengan spontanitas langsung mengamankan kedua pelaku dan keadaan semakin lama semakin ramai, ya akhirnya dipukul massa,” jelasnya.

Tak lama kemudian kata Toyib, Keluarga pelakupun tiba di lokasi dan mengatakan bahwa ia adalah keluargamya, begitu juga dengan keluarga korban, kemudian kedua pelaku beserta korban dibawa ke kantor Desa Tembung selanjutnya dibawa pihak kepolisian Polsek Percut Sei Tuan.

BACA JUGA :  Sambut HKG 2026, PKK Sumut Berbagi Kasih dengan Anak Panti di Binjai

“Setelah dibawa saya ngak tahu lagi gimana ceritanya, kalau untuk nama saya tidak tanya tapi kalau untuk alamat pelaku katanya orang tirtosari dan korbannya adalah orang Bromo,” pungkasnya. (*/ok)