Akibat Efisiensi, Pembangunan Titi Gantung Hutarimbaru Terlambat

Sumut221 Dilihat

Panyabungan. Keterlambatan pembangunan titi gantung di Desa Hutarimbaru, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), disebabkan adanya efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat.

Jembatan ini akses vital bagi lima desa, yakni Desa Hutapadang SM, Gunungtua SM, Hutarimbaru, Simandolam, dan Muarapotan.

Hal itu dikatakan Wakil bupati Atika Azmi Utammi di sela-sela peninjauan perbaikan jembatan tersebut pada Selasa, (27/5/2025).

BACA JUGA :  Pemprov Sumut Dukung Program Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah

Atika mengatakan, melihat progres hari ini, kemungkinan pekan depan sudah kembali dilalui kendaraan.”Insyaallah minggu depan sudah selesai dan dapat dilalui kendaraan roda tiga ke bawah dan untuk roda empat masih ada alternatif dari desa Saba Dolok,” katanya.

Meskipun sedang efisiensi, mengingat pentingnya keberadaan jembatan ini, Pemkab Madina tetap mengupayakan pembangunannya.

BACA JUGA :  Partisipasi pemilih dalam pilkada terpengaruh oleh banjir

“Akibat efesiensi anggaran, terjadi keterlambatan pembangunan dan kami akan memperjuangkan pembangunannya di tahun-tahun mendatang,” tegas wabup.

Kades Hutarimbaru Fahrizal Lubis berterima kasih kepada Pemkab Madina yang memperbaiki jembatan tersebut.

“Semoga dapat kembali dilalui kendaraan roda tiga dan dua dan mempermudah akses bagi anak-anak sekolah,” sebutnya.

Usai melakukan peninjauan perbaikan jembatan itu, Wabup Atika yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir. Elpi Yanti Harahap meninjau ruas jalan Muarasiambak-Manambin yang pada Juni tahun ini akan dibangun dengan panjang 560 meter, lebar tiga meter ditambah parit dan bahu jalan

BACA JUGA :  Alhamdulillah! Proyek Ruko CBD Helvetia Jalan Lagi, Pekerja Bisa Nafkahi Keluarga

(Red/mdz)