Di Pasar Alasa Nias Utara, Presiden Jokowi Bagikan Bansos: Jangan untuk Beli HP Ya..

Sumut254 Dilihat

NIAS UTARA – Mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Sumatra Utara, Presiden Joko Widodo mengunjungi Pasar Alasa di Kabupaten Nias Utara, Rabu (6/7/2022). Tampak barisan pelajar membawa bendera Merah Putih dan sorak antusias masyarakat menyambut ketibaan Presiden Jokowi sekitar pukul 10.50 WIB.

Setibanya di sana, Presiden langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Presiden Jokowi berpesan agar bantuan tersebut dipakai untuk tambahan modal usaha.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Tebing Tinggi Rapat Program Keselamatan Lalu Lintas dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan Tahun 2026

“Bukan untuk beli HP ya, jangan. Dipakai untuk tambahan modal usaha dan yang Rp300 ribu silakan beli sembako, minyak goreng, dan lain-lainnya tidak apa-apa,” pesan Presiden.

Di Pasar Alasa, Presiden yang disambut kehebohan pedagang, juga berkeliling sambil berbincang dan memberikan bantuan langsung kepada para pedagang.

Terlihat juga beberapa kali Presiden mengecek harga kebutuhan pokok sekaligus membeli dagangan pedagang pasar, seperti pisang, kacang, cabai, dan hasil tani lainnya.

BACA JUGA :  Wagub Surya Ajak Berkolaborasi Wujudkan Sumut Unggul, Maju dan Berkelanjutan

“Bapak Jokowi memborong tiga porsi (cabai). Kami berterima kasih Bapak Jokowi karena sudah memperhatikan masyarakat khususnya masyarakat Alasa,” ucap seorang pedagang.

Pada kesempatan yang sama, seorang pedagang pisang bernama Dasimalahagu mengaku senang karena Presiden Jokowi telah membeli dagangannya.

“(Harganya) Rp5 ribu kalau dibeli biasanya, yang dibeli Bapak Presiden dikasih Rp50 ribu. Sayang sekali Bapak Presiden,” ujar pedagang tersebut dengan sangat antusias.

BACA JUGA :  Gubernur Bobby Harapkan Eksplorasi Sumur Minyak Tingkatkan Investasi di Sumut

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, dan Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu. (Net/red)