Wakapolres Nisel Pimpin Personil Nisel Timbun dan Tutup Jalan Rusak Berlubang di Kecamatan Lahusa

News136 Dilihat

NIAS SELATAN – Kondisi ruas jalan lintas yang menghubungkan antara Kecamatan Somambawa dan Kecamatan Lahusa cukup memprihatinkan.

Jalan utama yang yang menjadi akses utama masyarakat tersebut terlihat banyak berlubang. Kondisi ini dikhawatirkan dapat membahayakan pengendara sepeda motor dan roda empat.

Melihat kondisi jalan yang rusak akibat berlubang dan digenangi air hujan, personil Polres Nias selatan, dipimpin Wakapolres Nias Selatan Kompol Arius Zega, melakukan bakti sosial untuk membantu masyarakat guna menimbun ruas jalan berlubang, Jumat, (17/05/2024)

BACA JUGA :  Di HUT ke-52 KORPRI, Bobby Nasution: Berikan Pelayanan Terbaik Disertai Kemudahan dan Proses Cepat

Kegiatan bakti sosial timbun jalan berlubang tersebut dipimpin langsung Wakapolres Nias Selatan Kompol Arius Zega dengan membawa personil sekitar 25 orang.

 

Melalui Wakapolres Nias Selatan, Kapolres Nias Selatan AKBP Boney Wahyu Wicaksono SIK mengatakan bahwa kegiatan bakos yang dilakukan tersebut merupakan wujud Polri peduli keselamatan berlalulintas masyarakat, dengan membantu masyarakat guna menekan angka kecelakaan karena ada jalan yang berlubang.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Barcelona V di Perairan Pulau Talise Minahasa Utara

Perbaikan dengan menimbun kembali jalan yang berlubang ini sebagai upaya bersama guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sekaligus terjalinnya hubungan yang baik antara Polri dengan masyarakat,” ucapnya.

Menurut Kapolres hal ini dilakukan karena lokasi tersebut rentan terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengemudi sering menghindari lubang di jalan.

“Apalagi disaat musim hujan dimana lubang pada jalan tersebut tertutup oleh genangan air sehingga kondisi lubang tidak terlihat oleh pengguna jalan yang melintas,” terang Waka

BACA JUGA :  Jaga Kondusifitas UINSU Pasca Diserang Sekelompok Orang, Rektor Berlakukan Kuliah Daring

“Kegiatan penimbunan ini kami lakukan selama satu hari dengan menggunakan mobil bak terbuka atau pick up untuk mengangkut batu dan tanah timbunan,” jelas Wakapolres. (Topsumut / red)