Brimob Polda Sumut Evakuasi Bom Yang Ditemukan di Tanjungbalai

News120 Dilihat

Medan – Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasamen Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengevakuasi dan mengamankan bom militer jenis mortir (UXO) yang ditemukan di Kota Tanjungbalai.

“Personel bergerak cepat ke lokasi untuk memastikan keamanan masyarakat di sekitar wilayah temuan bom,” ujar Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka di Medan, Kamis malam.

Rantau Isnur mengatakan personel melakukan prosedur standar pengamanan bom, termasuk mengamankan area sekitar temuan untuk memastikan keselamatan warga.

BACA JUGA :  Perayaan Iduladha 1446 H di Jasa Raharja: Semangat Berbagi yang Tulus sebagai Cerminan Pelayanan bagi Keselamatan Masyarakat

Setelah melakukan pengamanan awal, personel selanjutnya membawa bom militer tersebut ke Pulau Baswesen di Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Tanjungbalai.

Tim pun melakukan pengamanan lokasi dan pemeriksaan detail terhadap bom mortir tersebut, sebelum akhirnya melakukan pendisposal atau penjinakan dengan cara yang aman dan sesuai prosedur.

Ia mengapresiasi seluruh personel yang terlibat atas profesionalisme dan dedikasi yang ditunjukkan selama operasi berlangsung.

“Sinergitasitas yang baik antarBrimob dan TNI dalam operasi ini menunjukkan komitmen kami bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA :  Terdakwa pembunuhan di Medan dihukum 12 tahun penjara.

Dengan langkah cepat dan terukur ini, ancaman bom militer berhasil diatasi tanpa menimbulkan korban atau kerusakan. Proses pendisposalan yang sukses ini menjadi bukti kesiapsiagaan Satuan Brimob Polda Sumut dalam menghadapi potensi bahaya di tengah masyarakat.

TNI-Polda Sumut mengimbau kepada masyarakat untuk memberikan informasi bagi masyarakat yang melihat adanya benda yang mencurigakan, agar ditindaklanjuti dengan cepat.

BACA JUGA :  Sosialisasi Perda di Medan Kota dan Area, Ihwan Ritonga : Jangan Merokok di Area KTR

Kepala Polres Tanjungbalai AKBP Yon Edi Winara mengatakan awal benda yang diduga bom tersebut ditemukan warga yang sedang mencari besi dengan menggunakan magnet di perairan Sei Silo, Tanjungbalai (1/1).

“Sehingga warga tersebut menyelam dan menemukan benda yang di duga bom peninggalan zamam penjajahan, dan untuk mengamankan warga tersebut menyerahkannya kepada personel TNI Angkatan laut yang sedang piket,” kata dia dikutip dari Antara. (red/ant)