Diduga Dibunuh Anak Kandung, Ibu 54 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Dalam Kamar 

News759 Dilihat

LANGKAT-Miris!! Rasiah Sumartin (54) warga Dusun III Desa Paya Bengkuang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat ditemukan tewas mengenaskan diduga dibunuh oleh anaknya sendiri Kamis (23/6/2022) sekira jam 11.30 WIB.

Tubuh seorang ibu dan wanita yang melahirkan palaku itu tergeletak tak bernyawa bergelimang darah dengan wajah lembam di dalam kamarnya.

Informasi dihimpun, dari beberapa orang wargq menyebutkan, nyawa korban diduga dihabisi hingga tewas karena dibunuh anak kandunya sendiri bernama CS (18).

BACA JUGA :  Lewat Sobat Aksi Ramadan 2025, PalmCo Tebarkan Kebaikan di Masjid maupun Ponpes Sumut dan Riau

Mayat Rasiah pertama kali ditemukan Harnelis (39), warga sekitar yang betulan datang kerumah korban namun saat itu tidak menemukan korban dan saat dipanggil korban tak menyahut. Penasaran, Harnelis pun masuk ke rumah korban. 

“Saat Hernelis masuk kerumah korban melihat ke kamar,  Rasiah, ibu malang itu ditemukan tergeletak terbujur banjir bergelimang darah,”jelas warga yang tak ingin namanya tulis.

BACA JUGA :  Tiga Pekerja di Kabanjahe Tewas Tersengat Listrik, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bercampur rasa panik, Harnelis bergegas memanggil Deni Nurwati (31) yang juga tetangga korban. Harnelis juga memberitahukan persoalan tersebut kepada kadus setempat. 

Menindaklanjuti temuan itu, kadus kemudian menginformasikan hal itu ke pihak kepolisian. Bergerak cepat, Kapolsek Gebang AKP Mahruzar Sebayang SH dan personelnya langsung ke lokasi kejadian.

Kapolsek Gebang AKP Mahruzar Sebayang SH membenarkan peristiwa tersebut dan mengatakan pelaku telah diamankan.

BACA JUGA :  Personil Polsek Parongil Bersama Warga Bersihkan Material Longsor Di Desa Lae Pangaroan

Dijelaskan Kapolsek, pelaku anak korban sendiri, dan sudah.di amankan berama barang bukti berupa batu yang digunakan untuk menganiaya ibunya. 

Informasi dari beberapa orang warga pelaku mengidap penyakit gangguan jiwa sedanglan motifnya belum ketahui.

“Jenazah korban sudah kita dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna dilakukan pemeriksaan. Sedangkan pelaku akan kami bawa ke dokter kejiwaan,” AKP. Mahruzar Sebayang SH. (Red)