Gubsu Bobby Nasution Sesalkan Bupati Langkat Kembali Terjaring OTT KPK

News10 Dilihat

– Medan. Gubernur Sumut Bobby Nasution merespon terkait Bupati Langkat Syah Afandin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (2/7/2026).

Bobby Nasution mengatakan, kejadian Bupati Langkat kena OTT sudah terjadi dua kali. Pertama Eks Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, pada tahun 2022 lalu. Makanya Bobby Nasution sangat menyayangkan OTT oleh KPK kembali terjadi di Kabupaten Langkat.

BACA JUGA :  Ngaku Ditunjuk Plt Bupati, Keterangan PPTK Disdik Langkat Kontradiktif

“Sangat disayangkan kembali terjadi di Langkat KPK menangkap bupatinya, ini sangat disayangkan,” ujar Bobby saat di Kantor Pemprov Sumut, Senin (6/7/2026).

Dia menyebutkan, dampak dari kejadian itu adalah masyarakat dan pendidikan anak-anak di Kabupaten Langkat.

“Yang terkorbankan adalah masyarakat. Yang menjadi korban utama karena uangnya yang digunakan untuk membangun daerah dan pendidikan anak-anak sekolah,” katanya.

BACA JUGA :  Harwan Muldidarmawan: Jasa Raharja Dukung Penandatanganan PKS Optimalisasi Pemungutan Pajak dan Sinergi Pemungutan Opsen di Provinsi Sumut

Oleh karena itu, Bobby berharap agar hal serupa tidak terjadi lagi baik di Langkat atau Kabupaten/kota lain di Sumut.

“Jadi saya berharap itu tidak terjadi lagi,” tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Langkat Syah Afandin terjaring OTT KPK, Kamis (2/7/2026) lalu.

Kasus ini diduga berkaitan dengan suap fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, di mana penyidik menyita barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah.

BACA JUGA :  Silaturahmi Syawal HANURA Sumut, Bupati Langkat: Mari Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian

Sementara itu, rumah pribadi Bupati Langkat yang sering disapa Ondim di Jalan Setia Jadi, Kecamatan Medan Timur sempat diperiksa KPK pada Kamis Malam.

(Red)