Jasa Raharja Gelar Program “Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas” di SMA Negeri 4 Kec Tebing Tinggi

News404 Dilihat

TEBING TINGGI – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar dan tenaga pendidik, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas di SMA Negeri 4 Kec Tebing Tinggi, pada Jumat (29/04).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran guru dan siswa SMA Juanda Kec Tebing Tinggi serta menghadirkan narasumber dari Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi, yakni Mobile Service Tk. I Nico Turnip.

BACA JUGA :  Beraksi di Warung Bakso Jermal 15, Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga

Dalam sambutannya Nico Turnip menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Jasa Raharja dalam mendukung program nasional keselamatan jalan serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah.

“Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Melalui program ini, kami berharap pesan keselamatan bisa diteruskan kepada para siswa dan masyarakat luas,” ujar Nico.

BACA JUGA :  Sultan Deli XIV Dukung TNI-Polri Ciptakan Pemilu Damai

Sementara itu, Nico menambahkan bahwa pendidik yang memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan dapat menjadi panutan dalam menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab sejak dini. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan membangun kesadaran dari sekolah, kita menyiapkan generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab seputar peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Kec. Tebing Tinggi, Kab. Serdang Bedagai.

BACA JUGA :  Zulkarnain: Pemko Sudah Susun Master Plan Depo BRT Mebidang di Tanjung Selamat

Melalui program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.(red)