Jasa Raharja Mengajar Goes To FKM USU

News192 Dilihat

MEDAN – Jasa Raharja, sebagai lembaga yang berkomitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan mengadakan program “JR Mengajar” di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai persiapan memasuki dunia kerja. Program yang diadakan pada 20 September 2024 ini dihadiri oleh dekan, dosen, mahasiswa, serta perwakilan dari Jasa Raharja.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Edukasi Keselamatan Lalu Lintas melalui Program PPKL di SMA Harapan Mandiri Medan

Dalam sesi Narasumber 1, Berman Hutapea, perwakilan Jasa Raharja, menyampaikan pentingnya mahasiswa untuk berani tampil agar tidak kehilangan momentum dalam dunia kerja. Beliau juga mengatakan ketekunan adalah kunci dalam menggapai kesuksesan, Dimana jalan yang dilalui tidak akan mulus.

Dalam Sesi Narasumber II, Novaria, perwakilan Jasa Raharja menyampaikan kiat-kiat bagaimana mahawasiswa dapat melewati tahap wawancara dalam dunia kerja.

BACA JUGA :  Terlibat Aktif dalam Posko Terpadu Angkutan Nataru 2024, Dewi Aryani Suzana Sampaikan Peran Krusial Jasa Raharja

Jadilah Authentic, jangan berusaha menjadi orang lain, terus berlatih adalah kunci agar anda dapat menghadapi pewawancara dengan tenang. Kegiatan ini terdiri dari seminar dan diskusi interaktif, di mana peserta diajak untuk berpartisipasi aktif. Mahasiswa diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber mengenai isu-isu terkini dalam dunia kerja.

Program ini mendapatkan sambutan positif dari peserta, yang merasa bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan mereka. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana mahasiswa antusias berinteraksi dan menggali lebih dalam mengenai topik yang dibahas.

BACA JUGA :  Rivan A. Purwantono Tekankan Semangat Sinergi dan Kolaborasi dalam Rakernas Serikat Pekerja Jasa Raharja

Dengan program JR Mengajar, Jasa Raharja menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan sosial di Indonesia. (Red)