Korban Terakhir Longsor Desa Semangat Gunung Ditemukan, Seluruh Korban Diserahkan ke Keluarga

News125 Dilihat

KARO Proses pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo resmi berakhir setelah korban terakhir, Jihan Selviani(23), berhasil ditemukan oleh tim evakuasi pada pukul 17.30 WIB, Senin (25/11/2024).

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Kabanjahe untuk proses identifikasi.

Tim DVI (Disaster Victim Identification Biddokkes Polda Sumut), yang dipimpin oleh Kompol Aryandi Harahap, A.M.K., didampingi Sidokkes Polres Tanah Karo, turun langsung guna proses identifikasi keseluruhan korban.

BACA JUGA :  Gelar B2B, LADA dan Tourism Malaysia Bidik Wisatawan Indonesia ke Langkawi

Proses identifikasi berjalan lancar, sehingga semua jenazah korban kini telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di lokasi masing masing, termasuk di Desa Semangat Gunung, Tanjungbalai, Asahan, Lubuk Pakam, Medan dan Langkat.

Dengan ditemukannya Jihan Selviani, total sepuluh korban longsor telah ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga. Proses evakuasi ini melibatkan personel gabungan dari Polres Tanah Karo, Brimob, BPBD, TNI, dan relawan.

BACA JUGA :  PW HIMMAH Sumut Kolaborasi DPD HKT dan DPK-IKAPTK Asahan Dukung Program Pencegahan Inflasi dan Stunting di Asahan

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. “Kami bersama seluruh instansi terakit, berusaha semaksimal mungkin dalam proses evakuasi dan identifikasi, serta memastikan jenazah diterima oleh keluarga dalam kondisi layak. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa pembersihan material longsor dan pembukaan akses jalan akan terus dilanjutkan untuk memulihkan wilayah terdampak bencana.

BACA JUGA :  Longsor di Tirtanadi, Kasat Lantas Polres Karo Beri Petunjuk Jalur Alternatif ke Pengguna Jalan

Beliau juga masih mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat curah hujan yang masih tinggi saat ini.(TK-1)