Polisi Buru Komplotan Begal Tewaskan Mahasiswa UMSU

News341 Dilihat

MEDAN-Unit Reskrim Polsek Medan Timur buru komplotan begal bersenjata tajam yang terlibat  melakukan penikaman  hingga tewas terhadap Mahasiswa UMSU Insanul Anshori di Jalan Mustaf Medan, Rabu (14/6/2023).

Polisi masih melakukan penyelidikan dan periksa sejumlah CCTV yang ada di Jalan Mustafa.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Budiman Simanjuntak ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian begal maut ini dan sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku.

Dari peristiwa itu, korban mengalami luka parah di sekujur tubuhnya diduga akibat tikaman senjata tajam pelaku begal. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawa korban tak tertolong.

BACA JUGA :  Markas Judi Tembak Ikan Milik AK di Komplek Kota Baru Platina Raya Bikin Resah!

“Kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Wandi salah seorang pekerja depot air minum.

Ia mengatakan, korban tewas ini terjadi persis di dekat toko air minumnya. Wandi sendiri mengetahui aksi perampokan ini setelah warga lainnya dikejutkan melihat korban bersimbah  darah.

“Kebetulan saya tidur di sini (toko air minum), paginya tetangga udah kaget ada korban begal meninggal,” ucapnya.

BACA JUGA :  PT MTJ Bantah PHK Sepihak Karyawan yang Mengundurkan Diri

Wandi menjelaskan kejadian bermula ketika korban yang merupakan mahasiswa Fakultas FISIP UMSU dan temannya naik sepeda motor dari kosnya yang berada di seputaran Jalan Pasar III Medan Timur, mencari makanan di seputaran kosnya.

Korban keluar mencari makanan.
Sesampainya di Jalan Mustafa, dekat gudang Bulog, laju kendaraan korban dipepet oleh kawanan begal dan dengan beringas melukai korban.

Warga sekitar yang mengetahui korban terkapar, kata Wandi sempat melarikannya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

BACA JUGA :  1.472 Perkara Narkoba Selama Perburuan Polda Sumut Telah P21 

“Sempat dibawa ke rumah sakit, tapi meninggal dunia, korban warga Padang Lawas,” jelasnya.

Humas UMSU Ribut Priadi menyebutkan,  UMSU berduka cita atas meninggalnya l mahasiswa yang menjadi korban begal.

“Disebutkannya perwakilan UMSU akan menemui keluarga di kampung untuk sampaikan dukacita.

“Kita menyerahkan penanganan kasus begal ke pihak kepolisian dan berharap pelakunya bisa segera ditangkap,” tegas Ribut Priadi  ( swisma)