Stres diPHK, Pemuda di Tangsel Gorok Leher Sendiri

News236 Dilihat

Satuhati.co, Tangerang Selatn – Mauladi (23) warga Kampung Buaran, Serpong, Tangerang Selatan, nekat mengakhiri hidupnya dengan menggorok leher dengan cutter. Penyebabnya, Mauladi kesal karena dipecat.

Febriana (35), kakak korban mengungkapkan kalau adiknya tersebut sempat sedih karena dipecat dari tempat kerjanya.

“Seminggu lalu dipecat dari tempat kerjanya, padahal kontraknya baru habis bulan 12, kenapa udah ada pemberhentian, curhat lah sama saya,” ujar Febriana.

BACA JUGA :  Kejari Medan Tetapkan Mantan Kadis PPKB Provinsi Sumut Tersangka KorupsiĀ 

Mendengar curhatan adiknya, Febriana sebagai kakak memberikan semangat kepada adiknya tersebut. “Nangis terus, saya sabarin dan terus saya semangatin. Dia memang dekat dengan saya, karena emang dari bayi sama saya. Ibunya jadi TKW di Abudabi,” imbuhnya.

Febriana tak menyangka, sang adik nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggorok lehernya. Padahal hari ini adiknya mau ijin keluar untuk melamar kerja.

BACA JUGA :  Tim Gabungan Sidak ke Yang Lim Plaza : Bukan Arena Judi, Tapi Game Ketangkasan Berhadiah Elektronik

“Gak nyangka sama sekali, karena hari ini dia mau pergi ngelamar kerja. Tapi motornya saya pakai dulu untuk beli sarapan, pas saya pulang orang-orang udah pada rame sambil teriak-teriak,” tambahnya.

Ditambahkan Febriana, sebelum menggorok lehernya, adiknya tersebut sempat mencoba memotong pergelangan tangannya, namun aksinya tersebut diketahui oleh anak tirinya.

“Pas mau nyilet tangan, sempat ditendang sama anak saya, tapi karena kalah kuat, anak saya ditendang dan lari mibta bantuan ke tetangga, pas masum udah tergeletak,” tuturnya. (lim/pkc)