Pengunjung Hotel Tewas, Diduga Kesetrum Listrik

Sumut119 Dilihat

Satuhati.co | BELAWAN – Seorang pengunjung Hotel Pardede ditemukan tak bernyawa. Diduga, korban meninggal dunia akibat kesetrum listrik. Sebab saat mayatnya ditemukan, tangannya memegang dudukan AC dengan kondisi luka bakar.

Pengunjung hotel tewas itu adalah, Harry Darma Lubis (21) warga Jalan Slebes, Gang Alfalah, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan. Mayatnya ditemukan, Senin (6/7/2020) pagi di teras samping kamar No-109, Hotel Pardede, Jalan Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan.

BACA JUGA :  Wagub Sumut Dorong Percepatan Investasi Migas dan Legalisasi Sumur Masyarakat

Belum diketahui penyebab kematian pengunjung hotel tersebut, namun jenazah korban telah dibawah kerumah RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan saksi dari lokasi tersebut.

Dari Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, sebelumnya korban bersama teman-temannya mengambil kamar untuk menginap, malam itu mereka menenggak minuman keras.

Diduga kebanyakan menenggak miras, korban diduga tak sadarkan diri hingga terjatuh di luar kamar dengan posisi tangannya menyentuh dudukan AC.

BACA JUGA :  Pengurus DPD KSPSI 1973 Sumut Audiensi ke Disnaker Provsu

Akibatnya, korban tewas dengan tergeletak di samping luar kamar dan ditinggalkan oleh teman-temannya. Karyawan hotel mengetahui itu langsung melaporkan kejadiannya ke Polres Pelabuhan Belawan.

Polisi yang datang mengecek kondisi tubuh korban yang sudah kaku, di telapak tangannya terdapat luka bakar diduga akibat menyentuh dudukan AC.

“Tadi pagi, saya melintas di depan kamar sudah melihat kondisi korban terkapar, saya sempat panggil teman-temannya, tapi mereka tidak kenal. Makanya saya langsung lapor polisi,” ungkap karyawan hotel, M Siahaan kepada polisi.

BACA JUGA :  Istri Nolak Berhubungan Badan, Noah Jit Seng Bakar Rumah, 3 Anak Melepuh

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. M. R. Dayan SH, MH melaui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP I Kadek Hery Cahyadi Sik SH dikonfirmasi mengaku, pihaknya sudah menangani kasus temuan mayat tersebut, untuk penyebab kematiannya masih mereka selidiki. (*/ok)