Pengunjung Hotel Tewas, Diduga Kesetrum Listrik

Sumut132 Dilihat

Satuhati.co | BELAWAN – Seorang pengunjung Hotel Pardede ditemukan tak bernyawa. Diduga, korban meninggal dunia akibat kesetrum listrik. Sebab saat mayatnya ditemukan, tangannya memegang dudukan AC dengan kondisi luka bakar.

Pengunjung hotel tewas itu adalah, Harry Darma Lubis (21) warga Jalan Slebes, Gang Alfalah, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan. Mayatnya ditemukan, Senin (6/7/2020) pagi di teras samping kamar No-109, Hotel Pardede, Jalan Pelabuhan Raya, Kecamatan Medan Belawan.

BACA JUGA :  BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut bayar klaim Rp3,22 triliun

Belum diketahui penyebab kematian pengunjung hotel tersebut, namun jenazah korban telah dibawah kerumah RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum. Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan saksi dari lokasi tersebut.

Dari Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan, sebelumnya korban bersama teman-temannya mengambil kamar untuk menginap, malam itu mereka menenggak minuman keras.

Diduga kebanyakan menenggak miras, korban diduga tak sadarkan diri hingga terjatuh di luar kamar dengan posisi tangannya menyentuh dudukan AC.

BACA JUGA :  Camat Ulu Sosa Pimpin Apel Gabungan Dirangkai Halal Bi Halal Bersama

Akibatnya, korban tewas dengan tergeletak di samping luar kamar dan ditinggalkan oleh teman-temannya. Karyawan hotel mengetahui itu langsung melaporkan kejadiannya ke Polres Pelabuhan Belawan.

Polisi yang datang mengecek kondisi tubuh korban yang sudah kaku, di telapak tangannya terdapat luka bakar diduga akibat menyentuh dudukan AC.

“Tadi pagi, saya melintas di depan kamar sudah melihat kondisi korban terkapar, saya sempat panggil teman-temannya, tapi mereka tidak kenal. Makanya saya langsung lapor polisi,” ungkap karyawan hotel, M Siahaan kepada polisi.

BACA JUGA :  Pemuda 24 Tahun Ditangkap Polisi Akibat Bawa Barang Terlarang

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr. M. R. Dayan SH, MH melaui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP I Kadek Hery Cahyadi Sik SH dikonfirmasi mengaku, pihaknya sudah menangani kasus temuan mayat tersebut, untuk penyebab kematiannya masih mereka selidiki. (*/ok)