Forum Keselamatan Lalu Lintas Bahas Strategi Pencegahan Laka di Titik Rawan Tahun 2026

News451 Dilihat

MEDAN – Dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, jajaran pemangku kepentingan keselamatan lalu lintas di Kota Medan menggelar rapat koordinasi guna membahas langkah strategis pencegahan kecelakaan, khususnya di titik-titik rawan laka yang diproyeksikan mengalami peningkatan mobilitas saat arus mudik dan balik Lebaran, (12/02).

Rapat tersebut menghasilkan sejumlah langkah konkret sebagai bentuk antisipasi meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas. Upaya yang disepakati antara lain peningkatan patroli di wilayah rawan kecelakaan, pelaksanaan sosialisasi keselamatan lalu lintas di sekolah, kampus, dan kelurahan, serta pelaksanaan ramp check terpadu terhadap angkutan umum oleh Dinas Perhubungan, Kepolisian, dan PT Jasa Raharja menjelang periode angkutan Lebaran.

BACA JUGA :  FKLL Kota Medan Perkuat Sinergi Lintas Sektoral untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas

Sebagai bentuk komitmen dalam upaya preventif, PT Jasa Raharja Medan menyatakan kesiapan mendukung langkah pencegahan melalui pemasangan spanduk imbauan di titik rawan kecelakaan, pemasangan stiker keselamatan pada bus angkutan umum, pelaksanaan sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), serta pengiriman SMS blast imbauan keselamatan kepada masyarakat di wilayah rawan laka.

Dalam tindak lanjutnya, Kasat Lantas akan melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan peningkatan layanan dan upaya pencegahan kecelakaan. Jajaran Unit Gakkum juga akan meningkatkan pengawasan dan penindakan di titik-titik rawan kecelakaan.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Ikuti Rapat FKLL Cek Kesiapan Pengamanan Operasi Ketupat Toba Tahun 2025 di Polres Humbahas

Selain itu, akan dilakukan pemetaan ulang kawasan rawan laka guna mendukung peningkatan patroli rutin, khususnya pada jam padat dan jam rawan. Penjadwalan sosialisasi keselamatan lalu lintas juga akan dilakukan secara berkala agar pesan keselamatan tersampaikan secara konsisten dan berkelanjutan.

Ramp check terpadu menjadi salah satu fokus utama untuk memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum, kesiapan pengemudi, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan sebelum memasuki masa angkutan Lebaran.

BACA JUGA :  Kejari Medan Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Program Ma'had Mahasiswa UINSU

Seluruh rangkaian kegiatan ini akan disertai monitoring dan evaluasi bersama guna mengukur efektivitas langkah pencegahan yang telah dilaksanakan. Melalui sinergi lintas instansi, diharapkan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Medan. (Red)