Kejari Medan Terima Tahap II Kasus Penggelapan Uang Koperasi Sat Brimob Polda Sumut Rp 3,7 Miliar 

News125 Dilihat

MEDAN-Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menerima pelimpahan barang bukti dan tersangka (tahap II) kasus dugaan penggelapan dalam jabatan yang merugikan keuangan Koperasi Kepolisian (Primkoppol) Sat Brimob Polda Sumut senilai Rp3.751.322.024 atau Rp3,7 miliar lebih, Kamis (13/7/23).

Pelimpahan tahap II atas nama tersangka AKP Hafiz Paesal Lubis itu diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) dari penyidik Polda Sumut di ruang Tahap II Pidum Kejari Medan.

BACA JUGA :  Dibuka Menparekraf, GEMES 2022 Pecahkan Rekor MURI Tarian Zapin Melayu Lima Negara Serumpun dan Masuk Kalender Event Nusantara

“Hari ini kita menerima pelimpahan tahap II dari penyidik Polda Sumut dengan tersangka AKP Hafiz Paesal Lubis,” kata Kasi Intelijen Kejari Medan Simon didampingi Kasi Pidum Faisol.

Setelah menerima tahap II, oknum perwira menengah Polri yang bertugas di Satuan Brimob Polda Sumut itu dilakukan penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan selama 20 hari kedepan.

BACA JUGA :  Bobol Gawang Bobby Nasution, Rendi Sitanggang Bocah 8 Tahun Dapat Hadiah Sepeda

“Kita melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan di Rutan Tanjung Gusta untuk  20 hari kedepan terhitung dari hari ini, hingga 01 Agustus 2023 sembari menunggu JPU menyiapkan berkas dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan,” sebutnya.

Dikatakan Simon, Hafiz Paesal Lubis selaku Ketua Koperasi Sat Brimob Polda Sumut dinilai melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan pada Primer Koperasi Kepolisian (Primkoppol) Sat Brimob Polda Sumut senilai Rp3,7 miliar lebih.

BACA JUGA :  'Main Tangan' ke Warga, Aksi Kasi Trantib Medan Perjuangan Jadi Viral

“Akibat perbuatannya, AKP Hafiz Paesal Lubis dijerat dengan Pasal 372 dan atau Pasal 374 KUHPidana,” pungkasnya.(Red)