Pria bunuh diri setelah sebelumnya diduga membunuh istrinya

News615 Dilihat

Medan – Raja Sulaiman Ginting (56), ditemukan tewas setelah diduga menghabisi nyawa istrinya Sulastri Br Sinulingga (44) dengan menggunakan kapak dan pisau.

Peristiwa dugaan pembunuhan yang berujung dengan bunuh diri itu terjadi di Dusun IV Lau Cal Cal, Desa Pasar X, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (20/12).

“Motifnya masih kita dalami, namun pembunuhan diduga dipicu rasa cemburu,” kata Kepala Polsek Kutalimbaru AKP Banuara Manurung dalam keterangan tertulis diterima di Medan, Jumat malam.

BACA JUGA :  Wujud Apresiasi Kepada Wajib Pajak Taat, Jasa Raharja dan Sekretariat Bersama Tim Pembina Samsat Provsu Bagikan Kartu Elektronik

Dia mengatakan, pihaknya bersama tim Inafis Polrestabes Medan telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), dan mengamankan barang bukti berupa pisau dan kapak.

“Petugas telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Jenazah korban dan terduga pelaku juga telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara TK II Medan,” jelasnya dikutip dari Antara.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat, Tim Pembina Samsat Nasional Bahas Evaluasi Pelayanan Regident dan Kesamsatan

Informasi dihimpun, kasus dugaan pembunuhan itu terjadi sekitar pukul 07.15 WIB, di rumah orang tua korban.

Awalnya terduga pelaku yang bekerja sebagai petani mendatangi rumah orang tua korban dengan membawa pisau dan kapak.

Kemudian, Raja Sulaiman melihat korban di dapur, lalu menyeret korban ke ruang tengah dan menyerang secara brutal hingga korban tewas di tempat.

BACA JUGA :  Preview: Norwegia vs Irak – Duel Generasi Emas vs Kuda Hitam di Grup Neraka

Setelah melakukan aksinya, terduga pelaku kemudian mengakhiri hidupnya dengan menusukan pisau ke perutnya dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban akan dimakamkan di Dusun Lau Cal Cal, Desa Pasar X, Kutalimbaru pada Sabtu (21/12). Sementara jenazah terduga pelaku dimakamkan di Dusun Namo Buah, Desa Silebo Lebo, Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara. (red/ant)