Sutarto Dukung Penuh Pelatihan Penulisan ‘Follow The Line’ Qur’an

News192 Dilihat

MEDAN – Ketua DPRD Sumatera Utara Sutarto, menyampaikan apresiasinya terhadap program pelatihan dan seminar menulis ‘Follow The Line’ yang digagas oleh, Badan Silaturahim Pesantren Sumatera Utara, Rabu (07/08/2024).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris PDI Perjuangan itu, tatkala menyampaikan sambutannya.

“Saya mengapresiasi atas terselenggaranya pelatihan menulis Al Qur’an ‘follow the line’ ini. Mudah-mudahan dengan ikhtiar kita ini, mampu melahirkan generasi emas pecinta Al Qur’an di Sumatera Utara,” katanya.

BACA JUGA :  Mendikdasmen : Inisiatif Jasa Raharja dan Korlantas Polri hadirkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas untuk Pelajar adalah Langkah Awal Membangun Generasi Indonesia Emas 2045

Menurut Sutarto, acara tersebut merupakan momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas pemahaman serta pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Ia menekankan pentingnya peran serta semua pihak, mulai dari panitia penyelenggara, peserta, hingga masyarakat luas, untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan pelatihan tersebut.

“Sehingga semua peserta yang terdiri dari bapak ibu guru, para orangtua mendapat kiat-kiat penting terkait mengajarkan kepada anak kita tentang menuliskan Al Qur’an,” harapnya.

BACA JUGA :  ChatGPT Sempat Down Secara Global, Pengguna dapat Pesan Error

“Insya Allah kita akan selenggarakan di bulan Oktober nanti, lomba menulis Al Quran dengan metode ‘follow the line’ ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Silaturahmi Pondok Pesantren Sumut, Yulizar Parlagutan Lubis memberikan apresiasinya atas dukungan Ketua DPRD Sumatera Utara.

“Dengan adanya dukungan Bapak Ketua DPRD, semakin menyemangati kita dalam terus melakukan pelatihan ini,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Jasa Raharja dan Pemerintah Provinsi Bali Perkuat Kolaborasi Untuk Meningkatkan Kepatuhan Pajak dan Keselamatan Berkendara

Yulizar menyebutkan, pelatihan tersebut diikuti oleh Guru SD, Madrasah Ibtidaiyah, guru Raudhatul Athfal hingga guru Aliyah.

“Pematerinya kita datangkan dari Jawa. Semoga ke depan pelatihan menulis Qur’an follow the line ini dapat berlanjut secara kesinambungan,” pungkasnya. (Red)